Leader%20board%20970%20x%2090%20px%20(3)
JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB

Hukum & HAM

Operasi Patuh Jaya 2013, Oergoseno Langsung Marahi Polisi

Oergo mengatakan jika menemukan polisi yang modelnya seperti ini maka ia akan turun dari mobilnya dan langsung marahi polisi demikian.

Jumat, 5 Juli 2013 06:15 zak | hsn|
Operasi Patuh Jaya 2013, Oergoseno Langsung Marahi Polisi
KKabarhakam Polri, Komjen.Pol Drs.Oegroseno, SH.
Jakarta, POL

MESKIPUN Jenderal polisi berbintang tiga ini bukan dari lantas Polri, namun ia juga harus tetap mengkritisi sesama institusinya dalam melakukan tindakan yang mencoreng nama baik polisi.

Pada Operasi Patuh Jaya (OPJ) pun ia selalu mengingatkan agar budaya berlalulintas terutama petugas dilapangan harus benar-benar melayani dan mengayomi masyarakat

Kepala Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri (Kabarhakam) Komjen Pol. Oergoseno mengatakan pada PelitaOnline bahwa sekarang ini budaya berlalulintas berubah hingga mencapai 180 derajat.

Contoh seperti budaya aparat lalulintas yang tidak menegur pelanggaran seperti mobil yang diprioritaskan khusus disebelah kanan tidak tampak, tidak sesuai lagi peraturan yang diterapkan sebelumnya.

Era reformasi baik masyarakat dan kepolisian lalu lintas saat ini kata alumnus Akpol 1978 yang pernah menjabat Kapolda Sulteng dan Sumut ini sedang menikmati kebebasan, sehingga angka kecelakaan makin tinggi karena kedua belah pihak tidak menemukan titik temunya.

Oergo, sapaannya, mengaku jika dirinya sedang dikawal maka ia tidak mau menyalip lewat dari sebelah kiri karena sebelah kiri itu sangat berbahaya sekali.

Sekarang kalau masyarakat sadar, kenapa bangsa Indonesia tidak sama dengan di Singapura yang terkenal dengan tertib dalam hal apa saja termasuk rela antrian berjam-jam.

“Negara kita tidak mau tertib, jadi kembali kepada negara kita dan diri kita sendiri yang tidak mau tertib. “katanya ketika di temui diruangannya pada Kamis (4/7/2013).

Ditanya, aparat lalulintas yang suka sembunyi ketika menilang kendaraan bermotor atau mencari kesalahan yang bukan wilayah tertib lalulintas dengan berbagai alasan seperti tidak menyalakan lampu panjang ditambah lagi komandannya yang kadang menjauh dari anak buahnya dan lebih parah melarang foto.

Oergo mengatakan jika menemukan polisi yang modelnya seperti ini maka ia akan turun dari mobilnya dan langsung marahi polisi demikian.

“Tapi tidak semuanya polisi melakukan seperti ini dan saya paling benci pada kelakuan seperti ini ketika masuk menjadi polisi," katanya.

Saat ini kepolisian memanfaatkan teknologi yakni bekerja sama dengan Telkom 001. Dengan laporan tersebut polisi wajib mendatangi tempat tinggal yang melapor .

Tapi, kadang katanya laporan tersebut belum tentu juga dilayani oleh kepolisian sehingga masyarakat enggan melapor.

Oergo akan menyarankan pihak lalulintas untuk jilid 2, untuk jilid I biarlah sudah berlalu karena tersangkut korupsi yakni simulator SIM.

“Masa melanjutkan Jilid satu lagi, jilid 2 dong karena jilid 2 rencananya SIM gratis." pungkasnya.

Dibaca 482 kali

Tinggalkan komentar....
Hukum & HAM
Empat Juta Lebih Pemilih di Luar Negeri Tidak Terdaftar

Empat Juta Lebih Pemilih di Luar Negeri Tidak Terdaftar

“Terdapat sekitar 4,5 juta pemilih di luar negeri yang tidak terdaftar oleh KPU. Sehingga dipastikan jika para pemilih tersebut tidak dapat menggunakan hak pilihnya,” kata Said