fix
fix
OPINI & WAWANCARA
BBM, Politik dan Kepentingan Rakyat
Oleh : Fajar Kurnianto
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
MILITER & HUKUM

Sadis, Kesaksian Sipir Cebongan Saat Didatangi Kopasus

Pengakuan itu ia ungkapkan saat memberikan keterangan sebagai saksi untuk berkas tiga terdakwa Serda Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto, dan Kopral Satu Kodik, dalam persidangan di Pengadilan Militer (Dilmil) II/11 Yogyakarta.
03 Juli 2013 14:35:00 WIB

mrh I hrm
Sleman, POL

SIDANG lanjutan kasus penembakan tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan kembali digelar, Rabu (3/7/13) hari ini.  Agenda sidang adalah mendengarkan kesaksian dari petugas Lapas Cebongan Sleman.

Wakil Komandan Jaga Lapas Cebongan Sleman Yogyakarta, Widyatmana yang dihadirkan menjadi saksi. Ia mengaku dipaksa menunjukkan CCTV (kamera pengintai) dan kunci kamar tahanan oleh para oknum anggota Kopassus yang melakukan penyerbuan 23 Maret lalu.

Pengakuan itu ia ungkapkan saat memberikan keterangan sebagai saksi untuk berkas tiga terdakwa Serda Ucok Tigor Simbolon, Serda Sugeng Sumaryanto, dan Kopral Satu Kodik, dalam persidangan di Pengadilan Militer (Dilmil) II/11 Yogyakarta.

Widyatmana mengungkapkan, saat sejumlah pelaku masuk ke dalam ruang portir, seluruh sipir Lapas disuruh tiarap. "Saya disuruh tiarap, mungkin karena kurang sempurna, kepala saya diinjak dan gigi saya rusak terkena lantai," ujarnya.

Benturan dengan lantai itu membuat mulutnya berdarah. Beberapa pelaku penyerangan kemudian memintanya menunjukkan letak CCTV.  Karena dibawah paksaan, ia pun menunjukkan letak CCTV yang ada di portir. Pelaku penyerangan langsung merusak CCTV hingga jatuh ke lantai.

Tak sampai disitu, ia masih dipaksa untuk menunjukkan lokasi CCTV lainnya yang ada di sekitar ruang Kalapas. CCTV itu juga kembali dirusak oleh para pelaku. "Saat itu saya masih berpikir kalau pelaku adalah dari Polda seperti pengakuan sebelumnya," tuturnya.

Ia bersama pelaku kemudian turun ke ruang portir untuk mengambil kunci. Pelaku terus meminta kunci Blok A, kamar Dicky Cs, korban penembakan ditahan. Karena gugup, ia keliru membuka kotak kunci staf. Sebab, ada dua kotak kunci yaitu kotak kunci staf dan kotak kunci blok.

"Saya kemudian memecahkan kaca kotak kunci blok dengan tangan saya. Karena saya takut tangan saya terluka (kena pecahan kaca), maka saya minta pelaku untuk mengambilnya sendiri. Tapi saya malah langsung dipopor pelaku," ujarnya.

Darah yang terus keluar dari mulutnya, membuat kepala pusing. Widyatmana kemudian menyerahkan kunci tersebut pada Edi Prasetyo (kepala pos jaga). Takut, ia lalu tiarap dengan kondisi setengah sadar. "Setelah itu saya bangun ditolong oleh Nugroho, tapi saat itu semua pelaku sudah pergi," katanya.


Print
Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


Ekonomi Perancis Kini Makin "Sakit"

KRISIS yang menghantam Perancis menimbulkan "rasa sakit", demikian disampaikan Menteri Ekonomi yang baru negara itu, sembari…
18 September 2014 11:20:00 WIB

Ekonomi Perancis Kini Makin "Sakit"

KRISIS yang menghantam Perancis menimbulkan "rasa sakit", demikian disampaikan Menteri Ekonomi yang baru negara itu, sembari…
18 September 2014 10:25:00 WIB

TK Australia Akan Ajarkan Bahasa Indonesia

18 September 2014 07:12:00 WIB

Ronaldo Ingin Gajinya Tebesar di Dunia

18 September 2014 06:55:00 WIB

PBB : Tingkat Kelaparan Dunia Relatif Turun

18 September 2014 05:23:00 WIB

Intelejen AS Tangkap Seorang Pendukung ISIS

12 September 2014 04:24:00 WIB

Spanyol Larang Pakai Burqa dan Cadar

SPANYOL akan menerapkan Undang-Undang Keamanan Warga Negara yang melarang menggunakan burka bagi komunitas Muslim. “Larangan itu…
12 September 2014 07:43:00 WIB

Inggris Tolak Bantu AS Serang ISIS

11 September 2014 22:28:00 WIB

Uni Eropa Terpecah Soal Sanksi untuk Rusia

12 September 2014 01:14:00 WIB

Aplikasi Ini Bantu Siswa Jadi Pintar

18 September 2014 12:00:00 WIB

Paket Internet Super Ngebut Harga Terjangkau

MASYARAKAT Indonesia semakin beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi di era digital saat ini. Hal ini terlihat…
18 September 2014 10:54:00 WIB

Panglima TNI Ingatkan Perubahan Pangkat

18 September 2014 07:20:00 WIB

Bahasa Inggris di Indonesia Tidak Optimal

18 September 2014 06:53:00 WIB

4 Kebiasaan Ini Bisa Perpanjang Usia Lho!

18 September 2014 06:25:00 WIB

MUI Tetap Lakukan Sertifikasi Halal

17 September 2014 20:00:00 WIB

Sebagian Besar WNI Bekerja Sebagai TKI

12 September 2014 06:20:00 WIB

Pertumbuhan Perbankan Syariah Masih Merayap

MESKI masih tetap tumbuh perbankan dan pasar modal syariah masih berjalan lambat. Pertumbuhan di sektor perbankan…
12 September 2014 06:00:00 WIB

Realokasi Subsidi BBM

12 September 2014 07:15:00 WIB

Keren, Power Ranger Indonesia Beraksi

12 September 2014 11:25:00 WIB

Onno Purbo: Iklan Peralihan Langgar UU ITE

12 September 2014 05:22:00 WIB

Kenaikan GAS Yang Ngegas

12 September 2014 04:09:00 WIB

Beasiswa Inalum Untuk Ribuan Siswa

12 September 2014 05:00:00 WIB

Sarapan Bikin Gemuk? Perhatikan Menunya

12 September 2014 11:50:00 WIB

Pemerintah Tidak Bisa Hentikan RUU Pilkada

IKLAN PALING BAWAH