FIX
FIX
OPINI & WAWANCARA
Rasionalisasi Pemimpin
Oleh : M Alfan Alfian
JADWAL SHALAT   Subuh 05:29 WIB | Dzuhur 12:39 WIB | Ashar 15:59 WIB | Maghrib 18:40 WIB | Isya 19:46 WIB
MILITER & HUKUM

Kasus Labora Sitorus, Polda Papua Kehilangan Tersangka ?

Minimal minggu ini berkasnya sudah lengkap. Jadi Senin mendatang kami sudah bisa menyerahkan ke JPUnya.
27 Juni 2013 08:05:00 WIB

Jayapura, POL

PIHAK Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua saat ini tengah berupaya menangkap paksa Direktur PT. SAW berinisial JL dan PT Rotua berinisial IN, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan Solar dan Kayu, yang keduanya bekerja untuk LS.

Hal ini dilakukan, karena kedua tersangka hingga saat ini tidak memenuhi panggilan penyidik. Bahkan diduga keduanya kabur dan tidak diketahui keberadaannya setelah dinyatakan sebagai tersangka bersama-sama dengan Labora Sitorus, Anggota polisi yang berpangkat Aiptu yang memiliki rekening gendut.

Kedua tersangka JL dan IN masih dalam penelusuran keberadaannya. Sebab panggilan kami dua kali tidak diindahkan, mereka berdua mangkir.

"Sehingga saat ini dilakukan upaya pencarian dan apabila diketahui, rencananya kami akan langsung menahannya dengan paksa,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya, didampingi Direskrim Polda Papua Kombes Pol Setyo Budiyanto di Jayapura, Kamis (27/6/2013).

Setyo mengungkapkan, sedangkan kasus Labora Sitorus, dalam minggu ini rencananya berkasnya akan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi, karena sudah memasuki tahap satu.

“Minimal minggu ini berkasnya sudah lengkap. Jadi Senin mendatang kami sudah bisa menyerahkan ke JPUnya,” tuturnya.

Setyo menyatakan bahwa berkas yang akan diserahkan ke JPU, adalah berkas atas kasus kepemilikan BBM dan Kayu. Sedangkan kasus pencucian uang nantinya akan ditangani oleh Bareskrim dalam hal ini Subdit TPPU Mabes Polri.

“Dalam berkas Labora Sitorus, sudah lebih dari 70 saksi kami mintai keterangan. Dimana saksi-saksi itu ada dari pihak Pertamina, masyarakat di Sorong Kota dan Raja Ampat, pihak pembeli kayu di Surabaya, pekerjanya sendiri, pihak perbankan serta saksi ahli atas kasusnya,” jelasnya.

Disinggung tentang kesehatan Labora Sitorus ? Setyo mengungkapkan bahwa dokter sudah menyatakan yang bersangkutan sehat dan sudah kembali menjalani penahanan di rutan Mapolda Papua.

“Keadaannya sudah membaik dan sudah kembali ke ruang tahanan. Namun memang sebelumnya dia sempat menjalani prawatan medis atas sakit pengapuran pesendian pada bagian kakinya,” pungkasnya.

Sedangkan adanya permintaan keluarga untuk penangguhannya ? Setyo hanya menjawab bahwa pihaknya belum bisa mengabulkan permintaan keluarganya. Pasalnya pihaknya masih membutuhkan LS untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

“Penyidik memberikan kesimpulan bahwa LS masih akan menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan. Atas dasar itu, kami belum bisa menjawan permintaan pihak keluarga dan semoga hal ini dimengerti,” tukasnya.


Tinggalkan komentar....





EKONOMI DAN BISNIS


Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 20:15:00 WIB

Rusia Anggap Enteng Sanksi Uni Eropa dan Amerika

MENTERI Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan bahwa sanksi baru dari Uni Eropa atau Amerika…
01 September 2014 16:53:00 WIB

Makam Korban Pembantaian Yahudi Ditemukan

01 September 2014 16:52:00 WIB

Wow, Istana Mewah Raja Arab Dilelang

01 September 2014 12:47:00 WIB

Iran Sebut Sanksi AS Tidak Adil dan Menindas

01 September 2014 12:17:00 WIB

Islamophobia, Fox News Harus Minta Maaf

01 September 2014 10:48:00 WIB

AC Milan Bekuk Lazio 3-1

01 September 2014 09:54:00 WIB

Dua Rumah Sakit Jadi Rujukan Jamaah Haji

14 Juni 2014 04:15:00 WIB

Perahu ini Berdesain Lamborghini

  PRIA asal AS bernama Gino Gargiulo membuat sebuah perahu berkecepatan tinggi bernama Raging Bull.…
14 Juni 2014 04:45:00 WIB

Ini 3 Strategi Junta Militer Thailand

01 September 2014 19:14:00 WIB

Jadi Tumbal Politik, Eggi Sebut Udar dizolimi

KUASA hukum mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Udar Pristono, Eggi Sudjana menilai pihak Kejaksaan Agung (Kejagung)…
01 September 2014 15:20:00 WIB

Peminat Kondotel Di Bali Sangat Tinggi

01 September 2014 14:21:00 WIB

Duh, Oknum Polri Permalukan Indonesia

01 September 2014 12:03:00 WIB

Rupiah Senin Ini Lanjut Penurunan Tipis

15 Juni 2014 02:55:00 WIB

Masuk Monas Kini Jadi Mahal ?

MENURUT Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kedepannya diperlukan wacana agar masuk…
15 Juni 2014 03:35:00 WIB

Jokowi-JK Harus Siap Dkritisi

IKLAN PALING BAWAH