Get Adobe Flash player
JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB

Hukum & HAM

Kasus Labora Sitorus, Polda Papua Kehilangan Tersangka ?

Minimal minggu ini berkasnya sudah lengkap. Jadi Senin mendatang kami sudah bisa menyerahkan ke JPUnya.

Kamis, 27 Juni 2013 15:05 chanry | hsn|
Kasus Labora Sitorus, Polda Papua Kehilangan Tersangka ?
Aiptu Labora Sitorus, kasusnya pelik ?
Jayapura, POL

PIHAK Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Papua saat ini tengah berupaya menangkap paksa Direktur PT. SAW berinisial JL dan PT Rotua berinisial IN, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kepemilikan Solar dan Kayu, yang keduanya bekerja untuk LS.

Hal ini dilakukan, karena kedua tersangka hingga saat ini tidak memenuhi panggilan penyidik. Bahkan diduga keduanya kabur dan tidak diketahui keberadaannya setelah dinyatakan sebagai tersangka bersama-sama dengan Labora Sitorus, Anggota polisi yang berpangkat Aiptu yang memiliki rekening gendut.

Kedua tersangka JL dan IN masih dalam penelusuran keberadaannya. Sebab panggilan kami dua kali tidak diindahkan, mereka berdua mangkir.

"Sehingga saat ini dilakukan upaya pencarian dan apabila diketahui, rencananya kami akan langsung menahannya dengan paksa,” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya, didampingi Direskrim Polda Papua Kombes Pol Setyo Budiyanto di Jayapura, Kamis (27/6/2013).

Setyo mengungkapkan, sedangkan kasus Labora Sitorus, dalam minggu ini rencananya berkasnya akan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi, karena sudah memasuki tahap satu.

“Minimal minggu ini berkasnya sudah lengkap. Jadi Senin mendatang kami sudah bisa menyerahkan ke JPUnya,” tuturnya.

Setyo menyatakan bahwa berkas yang akan diserahkan ke JPU, adalah berkas atas kasus kepemilikan BBM dan Kayu. Sedangkan kasus pencucian uang nantinya akan ditangani oleh Bareskrim dalam hal ini Subdit TPPU Mabes Polri.

“Dalam berkas Labora Sitorus, sudah lebih dari 70 saksi kami mintai keterangan. Dimana saksi-saksi itu ada dari pihak Pertamina, masyarakat di Sorong Kota dan Raja Ampat, pihak pembeli kayu di Surabaya, pekerjanya sendiri, pihak perbankan serta saksi ahli atas kasusnya,” jelasnya.

Disinggung tentang kesehatan Labora Sitorus ? Setyo mengungkapkan bahwa dokter sudah menyatakan yang bersangkutan sehat dan sudah kembali menjalani penahanan di rutan Mapolda Papua.

“Keadaannya sudah membaik dan sudah kembali ke ruang tahanan. Namun memang sebelumnya dia sempat menjalani prawatan medis atas sakit pengapuran pesendian pada bagian kakinya,” pungkasnya.

Sedangkan adanya permintaan keluarga untuk penangguhannya ? Setyo hanya menjawab bahwa pihaknya belum bisa mengabulkan permintaan keluarganya. Pasalnya pihaknya masih membutuhkan LS untuk menjalani pemeriksaan secara intensif.

“Penyidik memberikan kesimpulan bahwa LS masih akan menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan. Atas dasar itu, kami belum bisa menjawan permintaan pihak keluarga dan semoga hal ini dimengerti,” tukasnya.

Dibaca 1140 kali

Pelita Online hari ini
Tinggalkan komentar....
Hukum & HAM
Yunus Hussein Diragukan Lolos Capim KPK?

Yunus Hussein Diragukan Lolos Capim KPK?

Ketua PPATK ini dipertanyakan independensinya, karena diduga menyembunyikan fakta terkait kasus Century.