Leader%20board%20970%20x%2090%20px%20(3)
JADWAL SHALAT  Subuh 04:35 WIB | Dzuhur 11:47 WIB | Ashar 14:59 WIB | Maghrib 17:49 WIB | Isya 18:54 WIB

Hukum & HAM

Penyerang Lapas Cebongan, Pakai Sepatu PDL TNI

"Ciri-ciri secara umum (pelaku) menggunakan sebo (penutup wajah), rompi warna hitam, sepatu kets ada yang hitam dan sepatu panjang PDL, celana jeans warna biru dan hitam," ujarnya.

Selasa, 26 Maret 2013 11:50 Bhr|
Penyerang Lapas Cebongan, Pakai Sepatu PDL TNI
Korban Lapas Cebongan
Yogyakarta, POL

MABES Polri sangat serius mengusut kasus ini. Mabes juga akan memeriksa para pejabat di Polda DIY yang terkait kasus ini.

"Untuk menelusuri alurnya, perlu didengar keterangan. Jadi, latar belakang termasuk soal motif masih didalami," kata Wakapolri Komjen Nanan Soekarna menambahkan.

Ditanya kemungkinan pelaku berasal dari anggota TNI. Nanan mengungkapkan pihaknya tidak mau menduga-duga sebelum tertangkap pelakunya.

"Penyelidikan ada mindsetnya, jadi jangan beropini, tapi dasar hukumnya yang harus ditegakan. Prosedur justice sistemnya harus jelas sesuai prosedur olah TKP dan sebagainya agar tidak ada saling opini dan diperdebatkan," katanya.

Soal senjata, Nanan juga menyebut masih dalam proses uji balistik. Sementara yang ditemukan jenis peluru 7,62 mm yang bukan standar TNI maupun Polri. "Banyak juga yang punya senjata diluar. Pelurunya siapa? uji balistik masih berjalan," kata mantan Kadivhumas Polri ini.

Di tempat yang sama, Kabidhumas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti menjelaskan, satu demi satu data lapangan mulai terkumpul.

"Ciri-ciri secara umum (pelaku) menggunakan sebo (penutup wajah), rompi warna hitam, sepatu kets ada yang hitam dan sepatu panjang PDL, celana jeans warna biru dan hitam," ujarnya.

Kendati jelas mengenakan PDL namun perwira dengan dua melati dipundaknya ini, tidak serta merta mengarahkan telunjuknya jika yang menyerbu adalah oknum tentara yang membalas dendam.

"Belum mengarah ke sana. Kita masih pendalaman yang jelas sepatu PDL, hitam panjang," katanya.

Ani menceritakan jika korban yang tewas itu sebenarnya dikurung bersama dengan 35 napi di blok A5.

Tanpa meleset, sang eksekutor pun berhasil menembak keempatnya dan tidak melukai yang lain. "Dari keterangan saksi-saksi, eksekutor memang ada satu. Ini masih kita cari," katanya.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta Sabtu (23/03/13) sekitar pukul 01.00 WIB, diserbu oleh sedikitnya 17 orang pria bersenjata api.

Saksi mata menyebutkan, gerombolan bertopeng itu merangsek masuk ke dalam Lapas dengan maksud mencari sejumlah tahanan yang diduga terlibat pengeroyokan terhadap seorang anggota Grup II/Kopassus, Kandang Menjangan, Kartasura.

Pengeroyokan itu terjadi pada hari Selasa (19/03/13) lalu di Kafe Hugo’s, Yogyakarta

Dibaca 6036 kali

Pelita Online hari ini
Tinggalkan komentar....
Hukum & HAM
Sebanyak 21 Koruptor Bebas

Sebanyak 21 Koruptor Bebas

Pemerintah dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke 66 hari ini membebaskan setidaknya 21 napi koruptor.